Jenis dan tipe Baterai hp Yang di gunakan lengkap dengan teknologi nya - IME Android

Jenis dan tipe Baterai hp Yang di gunakan lengkap dengan teknologi nya


Jenis baterai yang di gunakan smartphone - baterai merupakan Sumber daya satu satunya pada gadget yang dapat menampung energi melalui metode charging.

Sumber energi utama yang dapat menghidupkan smartphone dalam beroperasi. Penting sekali keberadaanya agar gadget bisa bekerja dan di operasikan sesuai dengan kegunaan nya.

Tidak seperti laptop yang bisa menyala meskipun tanpa baterai. Kemampuan ponsel dalam hal ini tidak sama.

Arus yang masuk kedalamnya harus terlebih dulu di tampung kedalam baterai agar bisa di gunakan.

Fungsi baterai sangat tidak bisa di remehkan,tanpa nya sebaik dan secanggih apapun smartphone tidak bisa menyala dan menggunakan fiturnya.

Sebelum ke pembahasan jenis baterai dan tipe nya, mari kita bahas satu persatu.

Kapasitas baterai 

Setiap hp memiliki kapasitas yang berbeda beda,besarnya memiliki satuan mAh. Dan semakin besar kapasitasnya maka memungkinkan mempunyai life time yang lama. Penggunanya dapat memiliki masa pakai semakin awet.

Belakangan beberapa perangkat ponsel sudah di bekali dengan kemampuan untuk berbagai power bank. Hal ini tentu sudah dibarengi dengan ponsel cerdas dengan kapasitas baterai besar hingga 10000 mAh.

Karena multi fungsi ,daya di dalamnya dapat digunakan pada internal serta mengisi daya ponsel lainya ( Charging) layaknya power bank.

2 konsep peng-aplikasian baterai pada hp.

Ada dua perangkat Tanki telpon seluler standar dan telpon pintar .

Keduanya sama sama menggunakan baterai. Dalam hal ini banyak ragam merek seperti Samsung,Xiaomi,Oppo,iPhone,Lenovo maupun merek pendatang baru seperti realme,pocophone dan lain sebagainya.

Sedangkan kemampuan antara smartphone dan telpon seluler biasa memiliki banyak sekali perbedaan.

Dari sektor fitur,fungsi maupun kemampuan lainya.

Konsumsi dayanya juga berbeda,telpon pintar relatif membutuhkan daya yang lebih besar. Untuk itu rata rata mempunyai daya lebih dari 2000mAh.

Fungsinya relatif banyak,aplikasi yang membutuhkan daya tinggi menjadikan spesifikasi baterai juga harus seimbang.

Konsep penempatan atau pengaplikasian nya juga sedikit berbeda,jika telpon biasa menggunakan konsep removable kini  smartphone rata rata mengusung konsep Non Removable (Baterai tanam).

Jenis baterai hp berbeda,konsep penempatan berbeda pula. Itulah yang saat ini terjadi. Entah alasan keamanan atau apa, pastinya hp terbaru sudah pakai baterai tanam.

Cukup penting mengetahui jenis baterai hp yang di gunakan ketika akan membelinya . Terlebih lagi untuk mereka pada saat akan beli hp bekas. Bukan hanya tipe,tapi harus memperhatikan kesehatan baterai dan mengetesnya.

Faktor keamanan menjadi salah satu alasan vital dalam selektif dan kritis menguji sebuah tampungan daya ini. Bahkan tidak jarang beberapa sumber menyatakan kemungkinan baterai rusak menimbulkan / memicu dapat meledak.

Dua konsep baterai ,

1. Baterai tanam ( Non Removable).


Jenis ini merupakan konsep yang menggunakan / menempatkan nya menyatu dengan bodi . Membutuhkan teknik khusus untuk melakukan penggantian ( Copot baterai tanam).

Ini relatif lebih aman,karena cover belakang yang relatif kuat dan sulit di buka memungkinkan tidak mudah melembung.

Namun kekurangannya pengguna cukup kesulitan ketika akan mengganti pada saat sudah rusak / bocor. Harus mempelajari terlebih dulu pada saat akan melakukan penggantian.

Umumnya perangkat yang menggunakan baterai tanam mempunyai bodi ramping,elegan.

Baca juga, Cara membuka dan mengganti baterai tanam.

2. Removable ( Bukan tanam).


Secara pengertian sudah jelas ,tipe ini akan sangat mudah di buka dan di pasang kembali oleh pemiliknya. Tidak membutuhkan teknik yang rumit,membuka casing belakang hanya dengan mencongkel .
Sayangnya jenis ini cukup sulit ditemui pada gadget keluaran baru. Secara umum hanya bisa di temukan pada ponsel keluaran lama.

Entah apa kekurangannya,secara kenyamanan pengguna akan lebih mudah ganti baterai pada saat rusak.

Itulah dua konsep tipe pengaplikasian baterai dalam smartphone. Apakah itu jenis baterai ? Bukan,itu hanya pengaplikasian namun untuk jenisnya berbeda beda.

Jenis-jenis Baterai pada hp.


Kita mulai bahas terkait macam-macam jenis baterai. Bagi kita yang awam akan terdengar sama saja,antara yang satu dan yang lainya.

Tapi ketahuilah, sebenarnya ada beberapa jenis baterai smartphone / ponsel loh ..
Macam macam jenis baterai

1. Jenis Li-ion ( Lithium ion ).


Berbeda dengan tipe pengaplikasian, yang ini merupakan jenisnya yang di bekalkan.

Pastinya pernah membaca spesifikasi hp bukan ..
Pasti di sana tertera kapasitas dan jenisnya ,salah satunya Li-Ion yang menyatakan ponsel itu dibekali oleh tampungan daya jenis Lithium-Ion.

Mempunyai sifat utama menyimpan dan di isi ulang. Membawa unsur Ion Lithium yang bergerak dari elektroda negatif ke positif saat di lepas serta kembali ketika di isi.

Sifatnya yang rechageable ini yang sangat flexible ,sedangkan kapasitasnya sih .. bergantung dari merek ponsel,dan ketentuan dari vendor.

Dikenal dengan keawetannya dan ketahanyanya , memiliki masa pakai pengisian hingga 1000 x. Bukan hanya pada ponsel ,bahkan sudah banyak juga di pakai pada laptop dan elektronik lain.

2. Lithium Ion Poly atau Li-Po


Merupakan salah satu jenis yang cukup populer pada hp terbaru. Merupakan generasi dari pengembangan Li-Ion.
Secara umum karakteristiknya hampir sama, hanya saja jika elektrolit pada tipe Li-Po menggunakan elektronik polimer .

Bukan elektrolit cair,beratnya juga relatif lebih ringan dan bisa di bentuk lebih ramping dengan kemampuan tampungan daya besar.

Alasan hp pintar terbaru banyak mengusung jenis ini karena tingkat keamanannya yang lebih baik.

Potensi meledak yang lebih kecil namun dinilai mempunyai biaya produksi yang relatif lebih mahal. Nah,rekomendasi banget deh buat kamu yang akan beli hp baru untuk memperhatikan jenis baterainya.

3. Tipe Lithium iron Phosphate atau Li-Fe.


Merupakan salah satu tipe yang cukup jarang di temukan pada perangkat hp karena memiliki harga yang cukup mahal.

Secara otomatis hal tersebut dapat mempengaruhi harga jual smartphone apa bila menggunakan Li-Life.

Secara kualitas sih memang lebih baik dari generasi sebelumnya,ini merupakan dari pengembangan Li-Po .

4. Jenis NiCd (Nickle Cadmium)

Mungkin anda akan kesulitan menemukan baterai tipe ini karena sudah tidak di gunakan lagi.

Karena berbagai alasan,dinilai sudah tidak mendukung untuk desain smartphone saat ini dengan tren slim dan lebar. Baterai ini mempunyai bentuk yang lebih besar dan berat ,selain itu sifatnya tidak situasional yang hanya dapat di isi hanya ketika sudah kosong .

Merepotkan .. ,biasanya di pakai pada beberapa hp Nokia jadul.

5. Tipe Nickel Hydride atau NiMh.


Dan tipe yang terakhir adalah NiHh merupakan tipe yang sering di gunakan pada perangkat lama.

Seperti biasa,anda bisa melihat spek baterai pada bagian bodinya . Biasanya tertulis Nickel atau NiMh yang menjadi generasi pengembangan dari Jenis NiCd.

Karakteristiknya yang bisa di isi ulang hingga 500x dan hanya bisa di charge ketika sudah benar benar kosong.

Secara sifatnya jelas dari sekian banyak tipe hanya ada dua yang cocok untuk penggunaan saat ini . Untuk itu tidak heran apabila dari berbagai merek hp rata rata menggunakan baterai jenis Li-Po.

Dimana bisa mengecek jenisnya pada perangkat ?.

Pertanyaannya ,bagaimana pengguna bisa mengetahui atau mengeceknya . Cukup mudah kok, pada setiap baterai yang di gunakan pada smartphone pastinya terdapat informasi jenis,tipe,dan kapasitasnya.
Cara mengetahui kapasitas dan jenis baterai
Ini kan menjadi salah satu acuan ketika akan membeli yang baru pada saat akan mengganti.

Penting sekali, dalam mengganti harus di sesuaikan dengan tipe dan produk yang asli.

Untuk mendapatkan kualitas serta kemananan pastikan menggantinya dengan baterai hp original. Karena yang asli telah di sesuaikan dengan tegangan ,kapasitas maupun hal lain yang sudah di pertimbangkan oleh produsen.

Baca juga , Cara mengatasi baterai boros dan sering drop.

Pengisian (Charging) dan Teknologi pendukungnya.


Semakin besar kapasitasnya ,maka dalam hal ini akan semakin lama waktu yang di butuhkan untuk charging. Sebelum membeli hp,selain mengetahui jenis-jenis nya juga cukup penting untuk mengetahui teknologi pendukung ketika charging.

Hal ini yang sangat menentukan durasi pengisian. Sehingga saat ini bukan hal tidak mungkin kapasitas daya besar namun memiliki waktu singkat untuk mengisinya .

Berikut beberapa pendukung pengisian daya yang biasa dimiliki oleh smartphone.

Quiq Charging - Fast Charging


Pentingnya menggunakan adaptor charging original dalam pengisiannya. Salah satunya faktor kecepatan yang di miliki .

Selain itu tidak direkomendasikan menggunakan charger original merek lain meskipun soket yang digunakannya sama.

Terlepas waktu pengisian nya berbeda,namun hal tersebut dapat memicu kerusakan baterai . Setiap perangkat sudah di bekali dengan spesifikasi dan kemampuan berbeda beda,contohnya tegangan input adaptor .

Nah kerenya, saat ini sudah banyak perangkat yang sudah di dukung dengan kemampuan Quiq charging . Fast charging ini memungkinkan penggunanya bisa dengan cepat melakukan cas baterai 100% dalam waktu yang singkat.

Singkatnya , dua tipe yang merajai di peredaran yakni Li-Po dan Li-Ion sebagian sudah ada yang di dukung oleh fast charging.

Tergantung dari ponselnya,merek,tipe dan sesuai dengan spesifikasi hp tersebut.

Penamaan nya berbeda beda,meskipun fungsinya sama. Seperti pada perangkat Oppo yang menamainya dengan VOOC charging .

Atau Huawei yang menyebutnya dengan istilah Super Charging,.

Terlepas dari semua penamaan nya,hal tersebut memiliki tujuan yang sama yakni mampu mengisi kapasitas baterai dengan cepat.

Produsen selalu memiliki branding tersendiri sebagai fitur unggulan yang biasa di sematkan pada gadget menengah.

Berikut beberapa istilah pengisian daya cepat / gas charging pada ponsel berdasarkan brand dan chipsetnya.

1. VOOC teknologi.

Kemampuan mengisi daya dengan cepat pertama di kenalkan oleh Oppo yakni dengan teknologi VOOC.

Memungkinkan memberikan pengalaman penggunanya menyingkat waktu. Baterai terisi hingga 100% hanya dalam waktu tidak lebih dari 1 Jam.

Kerenya hal ini terus di kembangkan hingga dapat , generasinya lanjutannya di beri nama dengan Super VOOC yang memungkinkan mengisi spek baterai 4000mAh hanya dalam waktu 1/2 Jam.

2. Quiq Charging 

Biasanya penamaan ini di miliki oleh smartphone yang di bekali chipset Qualcomm. Namun tidak semuanya,tergantung dari produsen sesuai merek dagangnya .

Masih banyak hp yang belum di dukung oleh fitur ini,karena umumnya jenis fitur seperti ini juga mempengaruhi harga ponsel.

Kemampuannya cas dengan singkat terus di kembangkan,mulai dari Quiq Charging 2.0 ,3.0 hingga saat ini sudah pada Quiq Charging 4.0.

Penting untuk dimiliki,dan penting membaca spesifikasi hp sebelum membelinya . Karena fitur ini juga bisa memungkinkan pada budget sama berbeda merek sudah memilikinya.

Sayang kan ..? Anggaplah harga hp 2 Juta merek A tidak ada fast charging ,tetapi merek B Sudah lengkap.

3. Super Charge pada Hp Huawei.

Selalu ada yang menari dari setiap merek hp, seperti halnya Huawei yang siap bersaing  dalam sektor fitur unggulan dan teknologinya .

Baterai hp yang sangat cepat bisa diisi secara penuh juga dimilikinya. Dengan dinamai Super Charge ini ponsel Huawei bisa secara cepat terisi penuh dalam waktu singkat .

Untuk kau yang mengidamkan merek ini,luangkan baca tipe baterai dan kemampuannya dalam pengisian daya ya..

4. Vivo dengan Dual-Engine Cas Charging.


Tidak berbeda jauh sama fitur di brand lainya . Vivo juga membawa kelebihan mengisi daya secara cepat.

Sayangnya tidak semua hp Vivo tersedia teknologi ini, berkat dua IC Cas yang dimilikinya proses distribusi daya bisa dilakukan secara singkat.

5. Super Charge Turbo 100 Watt.

Meskipun pada smartphone Xiaomi sudah banyak yang menggunakan fast charging dengan penamaan standar. Atau hanya berdasarkan chipset,kali ini juga bakal terus berkembang .

Pengisian baterai dengan suplai 100watt bakalan ada di merek tersebut. Tentunya akan sangat memangkas waktu dalam pengecasan.

6. Teknologi Wireless charging.

Inilah kerenya jaman sekarang ,proses transfer arus listrik / daya kini dapat di lakukan tanpa kabel.

Di beri nama dengan wireless charging,ponsel yang sudah mempunyai teknologi ini biasanya di bandrol dengan harga relatif mahal. Sebut saja kelas atas,yang memungkinkan bisa nge-cas hp tanpa kabel dan cepat.

Beberapa merek yang sudah memilikinya seperti Oppo,Huawei,Iphone atau Samsung dengan S10 nya.

Itulah beberapa tipe baterai dan jenis pengisian cepat yang dimilikinya. Sebagai penutup kini anda juga harus mengetahui terkait dengan teknologi yang terbaru serta berkaitan erat dengan baterai.

Reverse Charging.

Adalah salah satu kemampuan perangkat melakukan transfer daya ke handhone lainya . Singkatnya ,hp tersebut bisa untuk nge-cas  bekerja sebagai power bank.

Namun untuk melakukan hal itu harus menggunakan kabel data yang khusus yakni memiliki dua port yang sama dan gadget sudah support OTG.

Reverse Charging juga sudah ada yang versi wireless . Jika dalam hal mengisi daya dari tegangan listrik langsung juga sudah bisa di lakukan , reverse cas juga bisa tanpa kabel.

Sekali lagi,cara ini dan fitur baterai atau kemampuan ini tidak dapat di jumpai pada sembarang ponsel. Hanya pada beberapa smartphone kelas atas.

Syarat nya keduanya sudah mendukung reverse Charging untuk bisa melakukan transfer daya tanpa kabel.

Penutup
Demikian lah ulasan tentang jenis baterai dan tipenya serta beberapa teknologi yang sudah di dukungnya. 
Share This :
IME android

Informasi Seputar Smartphone,Harga Hp samung,Xiaomi,Oppo,Asus,Nokia,Lenovo,dan lainya serta membahas tips dan trik.